Betapa carut-marutnya kondisi Indonesia saat ini, hal ini sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari seakan-akan telah menjadi budaya yang telah tergariskan dalam takdir bangsa kita ini. seperti budaya percaloan yang hampir memasuki segala aspek berkehidupan, budaya pungli yang tak pernah habis-habisnya ditelan oleh jaman, budaya suap-menyuap yang telah berakar-akar hingga susah untuk diuraikan secara seksama. Apakah ini Potret wajah bangsa kita? Kita sebagai pelaku berkehidupan seharusnya janganlah mengedapankan hal-hal yang telah dituliskan sebagai hal yang tercela. Apabila semua hal tersebut diatas tidak bisa kita hapuskan maka dapat dipastikan potret wajah bangsa ini akan bertambah suram dan kelam.
Saya sebagai anak bangsa Indonesia merasa sangat miris dengan keadaan sosial,politik, keamanan, kebudayaan dan terutama dengan keadaan ekonomi bangsa ini yang entah sampai kapan bangkit dari keterpurukan resesi ekonomi, tapi dari segala kepesimisan saya tersebut masih terbetik asa yang sangat besar akan kebangkitan bangsa ini menuju bangsa yang benar-benar seperti yang ada di dalam ideologi bangsa ini, bangsa yang bermartabat, bangsa yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat banyak diatas kepentingan kelompok.
Tahun 2010 merupakan tahun yang benar-benar membukakan mata kita terhadap ketidak adilan bangsa ini terhadap rakyat kebanyakan, seperti kasus terapi kejut artalita suryani, kriminalisasi KPK, semua contoh-contoh diatas merupakan bentuk ketidakadilan bangsa ini terhadap rakyat biasa seperti contoh kasus nenek minah dan cokelat. Coba bandingkan dengan koruptor kelas ratusan juta rupiah, miliaran rupiah, triliunan rupiah dan kasus nenek minah yang harga produk yang dicurinya hanya belasan ribu rupiah dan hampir dikeai dengan hukuman kurungan yang hampir sama dengan koruptor yang mencuri uang rakyat miliaran rupiah, dimana letak keadilan itu? yang katanya disimbolkan oleh seorang gadis yang ditutupi matanya dengan menenteng timbangan keadilan? Mudah-mudahan mata aparatur, dan terlebih mata kita (mata rakyat) benar-benar terbuka agar kita bisa memberantas ketidak adilan dalam hidup di negara Indonesia ini.
Selasa, 19 Januari 2010
Langganan:
Komentar (Atom)